Cek SSD: Ketahui Langkahnya Sebelum Terlambat

Cek SSD harus selalu dilakukan karena keberadaannya dapat menentukan fungsi komputer atau laptop. SSD adalah kepanjangan dari  solid-state drive. SSD adalah perangkat penyimpanan dalam bentuk baru untuk komputer atau laptop. Penggunaannya menggantikan hard disk konvensional, dimana sistem penyimpanan SSD memiliki memori flash sehingga tidak membuat komputer atau laptop berjalan lambat. 

Cek SSD secara rutin sangat diperlukan, dimana pengecekan tidak harus menunggu saat driver sudah mengeluarkan bunyi yang menandakan bahwa adalah hal yang tidak beres. Pengecekan dilakukan sehingga Anda dapat mengantisipasi kerusakan. 

Cek SSD Melalui Memori
Jika Anda membeli komputer atau laptop keluaran terbaru, dapat dipastikan SSD Anda sudah memiliki fitur SMART yang dapat melakukan pengecekan secara mandiri sekaligus analisa dan teknologi untuk melaporkan jenis kerusakan.  Sayangnya, tidak banyak pengguna laptop yang memaksimalkan fitur ini meskipun manfaatnya sangat besar. 

Penggunaan SMART dapat meminimalisir kerusakan apabila dilakukan secara rutin.  Dengan demikian, pengguna dapat langsung menggantinya SSD, segera sebelum terjadi gangguan, atau bahkan menghindari SSD yang matot alias mati total. 

Pengecekan Melalui Windows
Simak beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengecek status SSD:
1. Buka Command Prompt
2. Caranya, buka menu Start
3. Klik kanan sampai muncul menu Run
4. Ketikkan cmd
5. Tekan Enter
6. Masukkan command  berikut:  wmic diskdrive get status
7. Notifikasi OK muncul apabila kondisi SSD baik-baik saja. Namun, notifikasi Pred Fail muncul saat hard drive sudah tidak berfungsi.

Pengecekan Melalui Mac
Tentu Anda juga dapat melakukan pengecekan melalui Mac. Berikut cara yang harus dilakukan:
1. Buka Application
2. Pilih Disk Utility from
3. Cek SMART Status
4. Jika muncul notifikasi VERIFIED, berarti SSD dalam kondisi bagus. Sebaliknya, jika muncul notifikasi  FAILING, maka SSD sudah dapat dipastikan rusak.Fitur ini akan menampilkan pesan ‘Verified’ atau ‘Failing.’

Perlu diingat bahwa cara-cara tersebut diatas hanya dapat menunjukkan informasi paling dasar saja. Memang SMART cukup membantu dalam memberi  info status drive secara cepat.  Tetapi, Anda tetap harus melakukan pengecekan lebih jauh. 

Unduh Aplikasi Lain
Bagi pengguna Windows, mereka dapat mengunduh aplikasi gratis CrystalDiskInfo. Sedangkan untuk pengguna Mac, Anda dapat mencoba mengunduh free trial DriveDX. Jika Anda puas, Anda dapat membayar $20.

Dengan penggunaan aplikasi tersebut, Anda dapat cek SSD dengan status yang lebih jelas. Untuk hard drive yang masih dapat diperbaiki, akan muncul notifikasi CAUTION untuk CrystalDiskInfo dan WARNING untuk DriveDX.  Peringatan ini cukup membantu karena pengguna dapat mengusahakan SDD baru sebelum benar-benar mati total. 

Tetapi, ada satu lagi cara untuk memastikan kondisi hard drive dari situs resmi hard drive factory. Cara ini dianggap paling maksimal dan lebih menunjukkan akurasi.  Jadi Anda harus mencari tahu pabrikan hard drive yang Anda gunakan. 

Proses Pencadangan Hard Drive
Memang kesal kalau kita mendapati status seperti demikian.  Namun, meskipun status hard drive sudah memunculkan notifikasi kegagalan tersebut diatas, alangkah baiknya untuk segera mencadangkan semua file. Pasalnya, status tersebut tidak langsung mengindikasikan bahwa hard drive akan langsung mati.  

Saat ini, memang lebih aman untuk mencadangkan semua file secara online, seperti Google Drive.  Jika saat hard drive baik-baik saja, pencadangan ke sistem cloud tentu menjadi alternatif terbaik. Karena jika Anda melakukannya saat hard drive sudah dalam kondisi rusak, mengunggah semua file akan berlangsung sangat lama.

Perlunya memiliki hard drive eksternal adalah saat hard drive sudah dalam kondisi sekarat, dimana pemindahan data dapat dilakukan dengan cepat melalui hard drive eksternal tersebut. 

Posted by
Blog, Updated at: 17.50

Arsip Blog