Yuk, Ketahui Jenis Aplikasi Pajak dan Manfaatnya!

Pemerintah memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan layanan perpajakan, salah satunya meluncurkan aplikasi pajak online untuk mempermudah masyarakat melakukan pembayaran pajak. Kebijakan membayar pajak melalui aplikasi secara online dinilai mampu menekan potensi penyebaran Covid-19, jadi tidak perlu datang langsung. 

Pengertian Aplikasi Pajak

Pihak yang memfasilitasi aplikasi perpajakan adalah Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP). Jadi, PJAP ditunjuk direktur jenderal pajak sebagai pihak yang menyediakan jasa aplikasi perpajakan terhadap wajib pajak. 

Sementara, aplikasi perpajakan merupakan aplikasi yang terhubung dengan sistem informasi direktorat jenderal pajak secara langsung. Pihak wajib pajak bisa menunaikan hak serta kewajiban perpajakan melalui aplikasi perpajakan. 

PJAP juga menyediakan aplikasi penunjang untuk wajib pajak, jadi aplikasi ini tidak terhubung dengan sistem informasi DJP secara langsung. Peran aplikasi ini lebih condong mendukung penggunaan aplikasi perpajakan. 

Manfaat Aplikasi Pajak Online

Ada beberapa manfaat yang dirasakan oleh wajib pajak ketika membayar pajak melalui aplikasi secara online. Pertama, lebih mengefisienkan waktu dan tenaga, jadi Anda tidak perlu berkunjung dan mengantre di KPP terdekat saat ingin melaporkan pajak. 

Dengan adanya aplikasi, pelaporan pajak dapat dilakukan secara real time, selama smartphone terhubung dengan internet. Kedua, pengoperasian lebih praktis dan sederhana, jadi Anda hanya perlu mengunjungi situs penyedia layanan aplikasi perpajakan. 

Sistem aplikasinya juga ramah bagi pengguna, jadi wajib pajak tidak kesulitan saat mengoperasikan layanannya. Namun, Anda juga perlu teliti dalam mengoperasikannya, untuk mencegah terjadinya kesalahan. 

Ketiga, meminimalisir adanya human error, pengisian formulir SPT jauh lebih akurat melalui aplikasi, karena data yang masuk divalidasi sistem. Hal ini akan meminimalisir kekeliruan yang mungkin terjadi dalam pengisian formulir secara manual. 

Keempat, keamanan data terjamin karena data-data SPT yang disampaikan secara online tidak melalui perantara. Jadi, dari wajib pajak langsung menuju sistem penyedia layanan perpajakan.

Risiko terjadinya kebocoran data bisa dihindari, maka kerahasiaan data pengguna tetap terjaga dengan aman. Kelima, mengingatkan wajib pajak agar tidak terlambat membayar pajak, karena aplikasi ini dilengkapi dengan fitur pengingat. 

Secara rutin, aplikasi akan reminder melalui email terkait jatuh tempo tanggal pembayaran pajak. Karena ada sanksi yang diterapkan ke wajib pajak, jika terlambat membayar pajak. 

Macam-macam Aplikasi Pajak Online
Berikut ini aplikasi terkait perpajakan yang bisa Anda gunakan, sebagai berikut. 

e-Registration
Sistem pendaftaran wajib pajak secara online, disebut e-Registration merupakan sistem aplikasi yang termasuk bagian dari sistem informasi perpajakan DJP. Aplikasi berbasis perangkat lunak dan keras ini dihubungkan oleh perangkat komunikasi data untuk mengelola proses pendaftaran wajib pajak. 

Sistemnya terbagi dua, pertama digunakan wajib pajak untuk melakukan pendaftaran wajib pajak secara online. Kedua, sistem yang digunakan petugas pajak untuk memproses pendaftaran wajib pajak. 

e-Filing
e-Filing merupakan proses pelaporan surat pemberitahuan secara online dan real time dengan koneksi internet. E-Filing dapat dipakai oleh wajib pajak untuk melaporkan beberapa Surat Pemberitahuan (SPT) seperti SPT PPh Pasal 21/26. 

Selain itu, e-Filing DJP menyediakan formulir SPT 1770SS serta 1770S yang dapat diisi secara langsung.

e-SPT
Dirjen Pajak membuat aplikasi yang meluncur sejak 2008, agar wajib pajak lebih mudah menyampaikan SPT. Aplikasi ini juga bisa menerbitkan e-SPT masa dan SPT Tahunan.

e-SPT digunakan wajib pajak melaporkan perhitungan maupun pembayaran pajak, objek pajak serta bukan objek pajak, dan harta serta kewajiban. 

e-Faktur
Aplikasi yang diciptakan untuk membuat faktur pajak elektronik maupun bukti pungutan PPN elektronik. DJP dan PJAP resmi yang menyediakan aplikasi ini, sehingga wajib pajak mampu mengajukan permohonan seri faktur pajak. Selain itu, wajib pajak juga bisa mengajukan sertifikat digital melalui e-Faktur. 

e-Billing
e-Billing merupakan pembayaran pajak online dengan memakai kode billing, layanan ini bisa diakses melalui laman DJP online. Kode billing adalah kode identifikasi berbentuk rangkaian angka yang diberikan lewat sistem billing. 

Perkembangan teknologi juga dimanfaatkan pemerintah dengan menciptakan aplikasi pajak untuk memudahkan penunaian hak dan kewajiban wajib pajak. Selain itu, aplikasi ini juga memiliki sejumlah keunggulan yang dapat dirasakan oleh wajib pajak maupun petugas pajak. 

Posted by
Blog, Updated at: 01.22

Arsip Blog